Format Order Bibit2141

Selamat Anda mendapatkan Diskon Potongan Harga Sebesar 50% ​

Khusus Untuk Pemesanan langsung hari ini

Harga Spesial Jika Jika Order 3 Bibit Gratis 1 Bibit Hanya = Rp.525.000

Harga Normal Rp. 28̶9̶.̶0̶0̶0̶,-


Harga Promo Rp. 175.000,-
Beli 3 Gratis 1 Bibit Buah Apapun

Pesan 2 pohon: Harga PROMO per pohon 190 Ribu
Pesan 3 pohon: Harga PROMO per pohon 175 Ribu dapat Bonus 1 bibit
Pesan 4 pohon: Harga PROMO per pohon 170 Ribu
Pesan 5 pohon: Harga PROMO per pohon 165 Ribu
Pesan diatas 5 pohon Harga hubungi kami.


* Harga belum Termasuk Ongkir. Berat Bibit 2KG, Packing Kayu supaya Pada saat pengirman bibit Tidak Rusak *
Karena stock terbatasPesan Sekarang Juga

* Harga belum Termasuk Ongkos Kirim, karena kita ada Servis Khusus dan Asuransi supaya Pada saat pengirman Durian Tidak Rusak *

Yakinkan diri anda sebelum menekan tombol dibawah ini, Jika anda menekan Tombol dibawah ini berarti anda sudah yakin untuk membeli, Dan dipastikan tidak PHP
Toko ini tidak melayani pembayaran di tempat (COD)

Format Order Utuh

Selamat Anda mendapatkan Diskon Potongan Harga Sebesar 50% ​

Khusus Untuk Pemesanan langsung hari ini

Harga Spesial Jika Order 6 Box Gratis 1 Box Hanya = Rp.947.000

Harga normal: 250 Ribu per BOX

Harga PROMO DISKON Hari ini: 160 Ribu per box Minimal Order 2 Box
Pesan 3 box : Harga PROMO 155 ribu / BOX
Pesan 4 box : Harga PROMO 150 Ribu / Box
Pesan 5 box : Harga PROMO 145 Ribu / Box 
Pesan 6 box Gratis 1 Hanya = Rp.947.000 Harga Khusus Hari Ini

* Harga belum Termasuk Ongkos Kirim, karena kita ada Servis Khusus dan Asuransi supaya Pada saat pengirman Durian Tidak Rusak *

Yakinkan diri anda sebelum menekan tombol dibawah ini, Jika anda menekan Tombol dibawah ini berarti anda sudah yakin untuk membeli, Dan dipastikan tidak PHP
Toko ini tidak melayani pembayaran di tempat (COD)

Format Order NOX

Selamat Anda mendapatkan Diskon Potongan Harga Sebesar 50% ​

Khusus Untuk Pemesanan langsung hari ini

Harga Spesial Jika Order 6 Box Gratis 1 Box Hanya = Rp.947.000

Harga normal: 250 Ribu per BOX

Harga PROMO DISKON Hari ini: 160 Ribu per box Minimal Order 2 Box
Pesan 3 box : Harga PROMO 155 ribu / BOX
Pesan 4 box : Harga PROMO 150 Ribu / Box
Pesan 5 box : Harga PROMO 145 Ribu / Box 
Pesan 6 box Gratis 1 Hanya = Rp.947.000 Harga Khusus Hari Ini

* Harga belum Termasuk Ongkos Kirim, karena kita ada Servis Khusus dan Asuransi supaya Pada saat pengirman Durian Tidak Rusak *

Yakinkan diri anda sebelum menekan tombol dibawah ini, Jika anda menekan Tombol dibawah ini berarti anda sudah yakin untuk membeli, Dan dipastikan tidak PHP
Toko ini tidak melayani pembayaran di tempat (COD)

Format Order

Selamat Anda mendapatkan Diskon Potongan Harga Sebesar 50% ​

Khusus Untuk Pemesanan langsung hari ini

Harga Spesial Jika Order 6 Box Gratis 1 Box Hanya = Rp.947.000

Harga normal: 250 Ribu per BOX

Harga PROMO DISKON Hari ini: 160 Ribu per box Minimal Order 2 Box
Pesan 3 box : Harga PROMO 155 ribu / BOX
Pesan 4 box : Harga PROMO 150 Ribu / Box
Pesan 5 box : Harga PROMO 145 Ribu / Box 
Pesan 6 box Gratis 1 Hanya = Rp.947.000 Harga Khusus Hari Ini

* Harga belum Termasuk Ongkos Kirim, karena kita ada Servis Khusus dan Asuransi supaya Pada saat pengirman Durian Tidak Rusak *

Yakinkan diri anda sebelum menekan tombol dibawah ini, Jika anda menekan Tombol dibawah ini berarti anda sudah yakin untuk membeli, Dan dipastikan tidak PHP
Toko ini tidak melayani pembayaran di tempat (COD)

Petani Durian Kantongi Omzet Rp7 Juta per Hari

Petani Durian Kantongi Omzet Rp7 Juta per Hari

 

Durian merupakan salah satu buah yang banyak tumbuh di wilayah Asia Tenggara. Tak ketinggalan di Indonesia yang memiliki beragam varietas durian unggul di masing-masing daerah. Salah satunya banyak terdapat di Desa Lordes, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Buah durian disusun rapi di dalam keranjang yang diletakkan di pinggir jalan. Durian tersebut ditanam 17 tahun lalu. Namun baru 7 tahun terakhir, petani merasakan manisnya hasil jerih payah yang mereka lakukan selama bertahun-tahun. Durian itu pun menjadi buruan warga Nunukan dan sekitarnya.

Arsyad, adalah salah satu petani dan juga pengepul buah durian di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik, mengaku, dalam sehari mampu menjual 200—300 kilogram durian. Jumlah tersebut akan bertambah ketika Sabtu dan Minggu.

“Satu hari bisa kita menjual 300 kilogram, itu pun sering kurang karena banyak warga Nunukan yang berminat. Satu kilogram dijual dengan kisaran harga Rp25.000,” tuturnya.

Harga durian tahun ini, sambung Arsyad, cukup bagus. Berbeda dengan tahun lalu, harga durian hanya Rp5.000 per kg. Padahal, saat itu, durian lagi lebat berbuah. Dari 70 pohon yang ditanamnya, ia memetik 5 ton durian. Sayangnya, ketika itu harganya rendah.

Harga durian pun tidak berubah meskipun dijual ke Kota Tawau, Malaysia. Harganya tetap murah. “Hanya 50 sen per kilogram sekitar 1.500 kalau dirupiahkan. Sementara di sini hanya Rp5.000 per kg. Kalau dibawa ke Nunukan bisa mencapai Rp7.000 per kg,” tuturnya.

Meski harga durian tinggi, uang yang dia peroleh tidak maksimal. Hal ini terjadi karena jumlah duriah yang dipanen merosot. Ini disebabkan oleh curah hujan yang minim dan banyaknya ulat buah yang memakan durian muda. Akibatnya, banyak durian masih muda rontok.

Baca Juga:  Musim Panen Buah Naga dan Rambutan Untungkan Petani Parigi

Ia mengaku beruntung, karena ketika panen sedikit, harganya mencapai Rp25.000 per kg sehingga petani masih untung.

“Satu hari kalau Sabtu Minggu bisa mencapai Rp7 juta. Bahkan kami tidak lagi menjual durian ke Tawau Malaysia karena harga di sana cuma 5 ringgit (setara Rp15.000),” ujar Arsyad.

Meski demikian, petani tetap tak bisa lepas dari ketergantungannya ke Malaysia. Untuk memenuhi kebutuhan pupuk, mereka tetap mengandalkan Malaysia. Apalagi pupuk untuk durian masih sulit diperolehnya.

“Pupuknya bergambar durian. Satu bungkus harganya 50 ringgit (setara Rp 150.000). Kalau dipupuk itu, pohon bisa 3 kali panen. Tapi kami masih kesulitan mendapat pupuk itu di Malaysia,” tutup Arsyad.

Membuat Durian Berbuah di Luar Musim

Membuat Durian Berbuah di Luar Musim

bibitbuah.id – Umumnya durian akan mulai berbunga setelah melewati periode musim kemarau. Pada awal musim hujan bunga durian mulai muncul, selanjutnya membentuk buah dan dapat dipanen 90—140 hari kemudian. Sebagai buah musiman yang terkait iklim setempat maka musim durian di Indonesia sangat bervariasi sesuai dengan pola iklim setempat. Upaya membuat durian berbuah di luar musim banyak dicoba dengan mendorong kondisi tanaman durian mirip pada saat pergantian musim, dari musim kemarau ke musim hujan.

Pada musim kemarau, fotosintesis meningkat karena sinar matahari cukup sehingga penumpukan karbohidrat tinggi (unsur C). Sedangkan penyerapan air tanah yang membawa unsur nitrogen (N) berkurang sehingga proses pertumbuhan dan perbanyakan sel berkurang. Akibatnyanisbah C/N akan meningkat. Pada kondisi nisbah C/N tinggi, tanaman buah akan melakukan induksi pembungaan. Banyak upaya dapat dilakukan untuk meningkatkan nisbah C/N, baik secara mekanis maupun secara kimiawi sehingga tanaman mau berbunga di luar musim. Akan tetapi, perlu diperhatikan kondisi tanaman harus sesuai dengan tuntutan pembungaan.

Bila tidak dapat menyebabkan tanaman kelelahan dan mati. Adapun kriteria tanaman siap berbunga antara lain.
  • Tanaman sehat, ditandai dengan percabangan yang merata, daun berwarna hijau tua mengilap. Oleh karena itu, kecukupan hara sebelum induksi pembungaan sangat penting.
  • Tanaman tidak dalam periode trubus, agar tidak terganggu siklus tanaman dalam periode pertumbuhan vegetatif.
  • Tanaman sehat, hingga kuat melakukan proses pembungaan dan pembuahan.
  • Tanaman sudah cukup umur atau sudah pernah berbunga Walaupun perangsangan dapat dilakukan, tetapi harus diingat bahwa siklus lengkap tanaman durian butuh waktu sekitar satu tahun.

Perlu diperhatikan upaya membuahkan di luar musim hanya bisa dilakukan satu tahun sekali agar tanaman tetap mampu tumbuh normal. Upaya membuahkan durian di luar musim bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu cara mekanis dan cara kimiawi.

Teknik penerapan memunculkan buah durian di luar musim perlu menggunakan
beberapa bahan aktif zat pengatur tumbuhan (ZPT).
Zat tersebut berperan aktif untuk mengubah alur pertumbuhan pada sel
tanaman dengan cara menghambat pad a waktu fase pertumbuhan vegetatif
agar dapat merubah secepatnya muncul fase generatif (cepat berbunga dan
berbuah).
Pengaturan
Tanaman yang ingin dibuahkan di luar musim harus memenuhi beberapa
kriteria antara lain;
– Tanaman sehat, dengan ditandai percabangan merata, daun berwarna hijau
tua mengkilap dan tidak sedang terserang hama atau penyakit.
– Tanaman sudah cukup umur atau sudah pernah berbunga.
– Lebih utama tanaman tidak dalam fase tidak adanya pertumbuhan tunas
tanaman dan daun baru (pupus).

Teknologi Pembuahan buah durian di luar musim sudah banyak dilakukan pada
jaman nenek moyang kita dulu dengan cara mekanis antara lain:
1. Kerat : Mengerat pembuluh floem (kulit pohon) melingkar sepanjang
lingkaran pohon sampai kelihatan pembulutl xylem (kayu pohon).
2. Pruning: Memangkas daun, cabang dan ranting, hingga pohon gundul atau
tersisa sedikit daun.
3. Pelukaan: Melukai pembuluh floem dengan benda tajam. Bentuknya bisa
dengan mengerok, mencacah, memaku atau mengiris kulit kayu.
4. Pengikatan: Mengikat erat pohon dengan kawat hingga transpor hasil
fotosintesa pembuluh floem terhambat.
5. Stressing air: Tidak menyiram tanaman hingga mencapai titik layu
permanen, kemudian dengan tiba-tiba melakukan penggenangan perakaran
dan pangkal batang hingga jenuh air dalam waktu tertentu.

Kelima teknologi pengamatan konvensional ini, pada prinsipnya adalah
merubah perbandingan unsur carbon (C) dan nitrogen (N) dalam tanaman.
Cara konvensional ini mempunyai kelemahan yaitu tak terukur. Kalau
aplikasinya kebetulan pas, ya berhasil tapi kalau tidak pas ya gagal. Dalam
berbudidaya cara konvensional tersebut tidak direkomendasikan, karena selain
tidak bisa memberikan kepastian, juga dapat mengakibatkan kerusakan pohon
secara fisik dan fisiologis.

Cara terkini untuk membuahkan buah di luar musim yang terukur dan paling
banyak dipilih adalah dengan menggunakan agro-chemica (kimia pertanian),
berupa bahan aktif zat pengatur tumbuh (ZPT). Teknologi agro-chemical ini
merubah fisiologis tanaman dengan cara menghambat rase pertumbuhan.

Pemupukan Tanaman Durian Untuk Pertumbuhan

Pemupukan Tanaman Durian Untuk Pertumbuhan

 

Pemupukan masa pertumbuhan dilakukan sejak awal pertumbuhan tanaman hingga tahun ke-3. Jenis pupuk yang digunakan adalah pupuk NPK yang memiliki kadar nitrogen (N) tinggi.

a. Manfaat nitrogen

Bagi tanaman, fungsi nitrogen sebagai berikut.

1) Pembentukan atau pertumbuhan bagian vegetatif tanaman seperti daun, batang, dan akar.

2) Berperan penting dalam pembentukan hijau daun yang berguna dalam proses fotosintesis.

3) Membentuk protein, lemak, dan berbagai persenyawaan organik.

4) Meningkatkan perkembangbiakan mikroorganisme di dalam tanah.

b. Kandungan pupuk pada tanaman

Dosis pupuk yang diberikan didasarkan pada analisis tanah dan daun.BSelain itu, dosis pupuk juga sebaiknya didasarkan pada kandungan hara pada daun, sebagai berikut.

1) Kandungan unsur makro dan mikro pada daun muda, yaitu nitrogen (N) 2,27%; fosfor (P) 0,30%; kalium (K) 2,60%; kalsium (Ca)1,14%; magnesium (Mg) 1,16%; belerang/sulfur (S) 0,26%; besi (Fe) 43 ppm; mangan (Mn) 16 ppm; seng (Zn) 20 ppm; dan tembaga (Cu) 14 ppm.

2) Kandungan unsur makro dan mikro pada daun yang telah tua, yaitu nitrogen (N) 1,69%; fosfor (P) 0,17%; kalium (K) 1,48%; kalsium (Ca) 2,01%; magnesium (Mg) 0,93%; belerang/sulfur (S) 0,15%; besi (Fe) 78 ppm; mangan (Mn) 20 ppm; seng (Zn) 51 ppm; dan cupper (Cu) 55 ppm.

Ternyata Buah Durian itu Sehat Lho!

Ternyata Buah Durian itu Sehat Lho!

bibitbuah.id – Durian merupakan salah satu buah yang tumbuh musiman. Sebagai buah musiman, belum banyak pelaku usaha kuliner yang berani menjual aneka olahan durian.

Banyak orang mengatakan durian adalah rajanya buah. Hal ini karena baunya sedap dan rasanya enak. Namun, beberapa orang mungkin tidak menyukai buah ini.

Berikut beberapa manfaat sehat buah durian.

Mengandung kalium

Kalium merupakan elektrolit penting bagi tubuh yang bermanfaat untuk metabolisme tubuh, membantu menjaga tekanan darah, menjaga fungsi jantung, otot, dan pencernaan.

Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Kandungan kalsium, mangan, dan fosfor yang dipadukan dengan kalium dan vitamin B dalam buah durian dapat membantu menjaga kepadatan tulang serta kesehatan gigi. Selain itu, mangan juga bermanfaat bagi kesehatan kulit.

Mengandung asam folat

Asam folat bermanfaat untuk membantu mencegah penyakit jantung, membantu perkembangan janin bagi ibu hamil, bahkan membantu menjaga fungsi otak. Tiap penyajian mengandung sekitar 20% dari kebutuhan harian Anda. Namun, wanita hamil sebaiknya tidak memakan buah ini terlalu banyak karena kadar gula durian termasuk tinggi dan sifatnya menghasilkan panas pada tubuh.

Mengandung sumber energi

Setiap 243 gram dapat menghasilkan 350 kalori, yang bisa memenuhi 20% kebutuhan karbohidrat harian Anda. Pada setiap penyajiannya durian mengandung 13 gram lemak tak jenuh. Inilah alasan mengapa memakan durian membuat Anda kenyang.

Selain itu, kandungan thiamin dalam buah ini berperan mengubah karbohidrat yang masuk ke tubuh menjadi energi. Namun, para penderita diabetes sebaiknya menghindari durian karena buah ini mengandung gula yang tinggi. Bagi Anda yang sedang diet sebaiknya juga menghindari buah durian.

Menjaga sistem pencernaan

Setiap 243 gram durian mengandung 9 gram serat. Ini setara dengan 37% kebutuhan serat harian Anda. Jadi, mengonsumsi durian berarti telah menjaga sistem pencernaan tetap lancar dan membantu mencegah sembelit.

Mengandung banyak vitamin

Durian mengandung vitamin C yang tinggi. Vitamin C berperan sebagai anti-oksidan yang dapat menjaga kesehatan kulit, mencegah penyakit, dan membantu menurunkan kadar kolesterol. Selain vitamin C, durian juga mengandung vitamin B kompleks yang dapat mencegah radikal bebas, mencegah penuaan, serta menurunkan risiko penyakit jantung. Vitamin B juga membantu meningkatkan HDL atau kolesterol baik, serta meningkatkan kadar serotonin untuk memperbaiki mood dan mencegah gejala depresi.

Mencegah anemia

Jika Anda mengidap anemia, cobalah mengonsumsi buah durian. Buah durian kaya zat besi dan tembaga yang diperlukan dalam pembentukan sel darah merah sehingga mampu mencegah anemia. Selain itu, buah ini juga mengandung tembaga yang dapat membantu menjaga fungsi kelenjar tiroid.

Itulah beberapa kelebihan buah durian jika dikonsumsi. Namun, untuk mendapatkan manfaatnya konsumsilah buah ini dengan sewajarnya, jangan berlebihan. Ini karena durian mengandung alkohol dan berindeks glikemik yang tinggi.

Cara Agar Tanaman Mangga Pot Cepat Berbuah Lebat

Cara Agar Tanaman Mangga Pot Cepat Berbuah Lebat

bibitbuah.id – Proses budidaya tidak berhenti pada penanaman aja, namun ada proses lain yang tak kalah pentingnya dan sangat menentukan berhasil tidaknya budidaya. Kegiatan ini disebut perawatan tanaman. Bibit mangga yang telah ditanam di pot maupun lahan perlu mendapat perawatan, yang paling sederhana adalah pemupukan dan pemangkasan.

Pemupukan bertujuan untuk meningkatkan hara tanah, sedangkan pemangkasan bertujuan untuk merangsang pembungaan, membuang ranting yang tidak produktif sehingga hara tidak terbuang percuma.

Adanya perawatan tanaman tidak lain agar tanaman dapat tumbuh dan berkembang sesuai tujuan budidaya dan menghasilkan produksi tinggi dan berkualitas baik. Selain pemangkasan, perawatan tanaman juga meliputi pengendalian hama dan penyakit, penyiraman tanaman, penjarangan buah, pembungkusan.

Supaya Tanaman Mangga Pot Cepat Berbuah Lebat
Salah satu bentuk perawatan tanaman mangga adalah pemangkasan tanaman pada awal pertumbuhannya untuk membentuk tajuk. Hal-hal penting yang harus diperhatikan antara lain pemangkasan yang dilakukan pada awal musim hujan, sebulan setelah pemupukan. Pemangkasan dilakukan tepat pada ruas atau buku tanaman, sekitar 50-60 cm diatas permukaan tanah.

Pilih 3-4 cabang dari cabang-cabang yang tumbuh setelah pemangkasan. Tunas dipelihara selama kurang lebih 1 tahun. Saat tunas-tunas baru tumbuh kembali, lakukan pemangkasan kedua dengan meninggalkan 2-3 tunas. Pemangkasan katiga dilakukan 1 tahun kemudian dengan cara yang sama dngan pemangkasan ke-2.

Setelah tajuk tanaman terbentuk rapi, kita tinggal melakukan perawatan dengan melakukan pemangkasan tunas air setelah masa panen. Tujuannya untuk merangsang pembentukan bunga kembali dan meminimalkan pemborosan hara karena ranting-ranting yang tidak bermanfaat.

Selain itu, juga untuk menjaga bentuk tajuk agar tidak tumbuh ke atas. Sebaiknya, tajuk tanaman diarahkan untuk pertumbuhan ke samping agar nantinya tidak menyulitkan saat panen.

Pada budidaya mangga dengan tabulampot, pemangkasan juga penting untuk dilakukan. Fungsinya tak jauh beda dengan budidaya konvensional. Pada prinsipnya, pemangkasan ditujukan untuk membuang bagian tanaman yang tidak bermanfaat seperti tunas air, daun, dan ranting kering atau batang-batang yang dijadikan tempat hidup benalu.

Pemangkasan juga dilakukan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya daun yang bertumpuk dan terlalu rindang. Daun yang bertumpuk akan menghalang masuknya sinar matahari dan mengurangi keefektifan proses fotosintesis. Mengapa demikian?

Pada tanaman yang memiliki daun bertumpuk, sinar hanya akan diserap oleh daun dibagian atas. Sehingga, daun yang berada dibawahnya tidak mendapat sinar. Hasil fotosintesis pada daun atas akhirnya dimanfaatkan untuk pertumbuhan dan regenerasi sel daun di bawahnya. Bila demikian, bunga dan buah tidak akan terbentuk. Sebab, tidak ada lagi cadangan makanan yang dimilikinya.

Pemangkasan sendiri dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu pemangkasan ringan, pemangkasan sedang, dan pemangkasan berat.

Pemangkasan ringan ditujukan untuk membantu kelancaran pertumbuhan vegetatif tanaman, yaitu mengurangi tunas air, daun yang sudah tua, serta ranting-ranting dan batang yang tidak produktif.
Pemangkasan sedang bertujuan untuk mendapatkan tanaman yang seragam dan berimbang tajuknya. Tanaman tidak terlalu tinggi hingga transportasi hara tidak terganggu. Perlakuan ini dapat dilakukan setiap enam minggi, saat tanaman telah berusia satu tahun.

Pemangkasan berat bertujuan untuk merangsang pertumbuhan generatif demi merangsang munculnya bunga. Sama seperti pemangkasan sedang, pemangkasan berat juga boleh dilakukan bila tanaman sudah berusia satu tahun. Salah satunya dengan memangkas batang utama yang nantinya akan menumbuhkan tunas-tunas dan percabangan baru.

Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada musim hujan agar tumbuhan tunas baru segera terjadi. Selain itu, pada saat musim hujan ini tanaman aktif mengalami pertumbuhan. Sementara bila dilakukan pada musim kemarau, tanaman akan mudah stres dan akhirnya berguguran karena minimnya suplai air. Pertumbuhan tunas baru dan bakal bunga tidak akan terjadi.

Hal yang harus dilakukan sebelum memangkas tanaman adalah memastikan dulu kesiapan tanaman. Caranya dengan menebang salah satu cabang dahulu. Apakah bekas potongannya mengeluarkan getah atau air? Bila tanaman terlihat dan tidak bergetah, artinya tanaman harus disiram dulu selama 2 hari sebelum dipangkas.

Pemangkasan berat yang umum dilakukan memiliki beberapa pola, yaitu pola 3-3-3 dan 1-3-9. Pola 3-3-3 maksudnya adalah memangkas batang utama, pemelihara 3 cabang primer, 3 cabang sekunder, dan 3 cabang tersier. Pemangkasan 1-2-9 artinya, pemangkasan batang utama, pelihara 3 cabang primer dan 9 cabang sekunder.

Pertahankan cabang utama dengan panjang 75 cm-100 cm. Sementara cabang primer dan sekunder panjangnya dipelihara sepanjang 30 cm – 50 cm. Dari pemangkasan cabang primer dan sekunder ini nantinya akan muncul bakal bunga.

Pemangkasan juga bertujuan untuk menjaga agar tanaman tetap sehat dan sanitasinya baik, yaitu dengan memangkas cabang-cabang yang sakit dan cabang-cabang yang terlalu rindang agar kelembapannya berkurang. Bila tanaman terlalu lembap, jamur, dan penyakit mudah hinggap.

1. Teknik Pemangkasan
Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada tanaman saat usia produktif untuk memangkas tunas air yang biasanya tumbuh pasca panen. Cabang yang dipangkas adalah dengan sudut yang kecil, cabang atau ranting yang sakit maupun yang terserang hama.

Kemudian cabang yang dipangkas selanjutnya dibakar ditempat yang agak jaug dari tanaman untuk mencegah berkembangnya penyakit. Pangkaslah daun-daun dan ranting yang terlalu rimbun, ranting yang bersilangan atau bertumpukan yang dapat menghalangi masuknya sinar matahari.

Selanjutnya pilihlah tajuk tanaman yang paling atas untuk dipangkas berjarak satu ruas ujung dari ranting bekas munculnya buah. Tujuannya adalah agar tanaman tetap dalam ketinggian optimal. Kemudian carilah dahan atau ranting yang tumbuh ke arah dalam maupun ke bawah atau dipangkas. Buatlah sebuah catatan seperti kartu kendali pemangkasan.

2. Penyilangan tanaman
Selain pemangkasan perlu dilakukan penyiangan saat penggemburan dan pemupukan. Rumput/gulma yang sudah dicabut bisa dibenamkan atau dibuang ke tempat yang lain agar tidak tumbuh lagi. Tanah yang padat dan tidak ditumbuhi rumput disekitar pangkal batang perlu digemburkan.
Biasanya, pada awal musim hujan. Penggemburan tanah dikebun mangga cangkokan jangan dilakukan terlalu dalam.

3. Penjarangan Buah
Penjarangan buah perlu dilakukan, terutama pada buah pertama. Hal ini tidak lain agar buah dapat tumbuh engan optimal. Memang ada rasa sayang saat melihat gerombolan buah yang bergelantungan itu harus dibuang. Mungkin dalam hati, kita berangan semua buah itu akan tumbuh itu akan tumbuh besar dan manis.

Namun justru sebaliknya, semakin banyak jumlah buah tentu semakin kecil ukurannya karena hara yang diserap harus dibagi dengan banyaknya buah yang ada.
Penjarangan ini dimaksudkan untuk memperbaiki kualitas buah agar ukurannya lebih besar, bersih, dan bebas dari serangan penyakit. Rangkaian buah yang terlalu banyak dapat menyebabkan buah menjadi cacat dan mudah terserang penyakit.

4. Pembungkusan
Pemubungkusan atau pembrongkosan buah dapat dilakukan untuk mencegah serangan hama pada buah. Umumnya, masyarakat menggunakan kantong semen atau plastik untuk membungkus buah agar tidak terserang hama dan penyakit. Dengan membungkus buah saat buah masih muda, kita akan mendapatkan panen yang cantik, mulus, dan bebas penyakit.

Kandungan gula dalam buah juga tidak akan tergerus hujan bila kita membungkusnya. Namun,, biasanya pembungkusan buah hanya dilakukan pada buah-buahan yang terjangkau tangan saja contohnya adalah buah dari tanaman tabulampot. Hal ini tidak lain disebabkan faktor kenadala berupa ketinggian dan rimbunnya buah.

Sebelumnya pastikan tanaman anda berasal dari bibit yang unggul.